Literasi baca tulis merupakan ibu dari jenis-jenis literasi lainnya. Pada awalnya literasi hanya diartikan sebagai melek aksara atau dengan kata lain tidak buta huruf atau mampu membaca. Sejak saat itu literasi identik dengan kegiatan membaca dan menulis.

Literasi baca tulis mencakup pengetahuan tentang teknologi, keuangan, budaya, kewarganegaraan, kekritisan pikiran, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Sehingga, literasi baca tulis dapat disimpulkan menjadi kemampuan seseorang dalam memahami baca tulis dengan baik.
Terkandung dalam Deklarasi UNESCO, literasi juga berkaitan dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisir, menggunakan, dan mengkomunikasikan informasi untuk mengatasi bermacam-macam masalah.
Itu sebabnya UNESCO menyatakan bahwa kemampuan baca tulis merupakan titik pusat kemajuan. Dengan meningkatnya literasi akan menjadikan mutu hidup suatu bangsa meningkat pesat.
Pembahasan selanjutnya mengenai literasi numerasi akan dijelaskan pada tautan berikut: https://literasi-kita-indonesia.blogspot.com/2024/04/mengenal-literasi-numerasi.html
Pembahasan sebelumnya dapat diakses melalui tautan berikut: https://literasi-kita-indonesia.blogspot.com/2024/04/apa-itu-literasi.html
Reviewed by Literasi Kita
on
April 21, 2024
Rating:
Tidak ada komentar: